Manajemen Kos, sudah terdaftar secara legal sebagai PT Manajemen Kos Solusi (“ManajemenKos”).
Model bisnis utama ManajemenKos adalah menjalin kemitraan dengan para mitra untuk membangun kos baru dengan sistem bagi hasil 80% (delapan puluh persen) dari keseluruhan pendapatan bersih untuk seluruh mitra dengan “jaminan buyback” 100% (seratus persen) setelah 5 (lima) tahun. ManajemenKos melakukan pengelolaan penuh aset kos-kosan dalam hal mencari penghuni, perawatan kos, marketing, dan lain-lain sehingga mitra tidak perlu repot mengelola kos dan hanya tinggal menikmati pendapatan pasif.
*Jangka waktu perhitungan untuk jaminan buyback dimulai setelah proses pembangunan atau renovasi properti dinyatakan selesai secara resmi oleh ManajemenKos, bukan sejak tanggal penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Tanggal penyelesaian akan dituangkan dalam berita acara serah terima proyek atau notifikasi tertulis resmi kepada Mitra.
ManajemenKos sudah berjalan sejak tahun 2022 dan saat ini sudah ada 9 (sembilan) properti yang kami miliki dan kelola.
⚖️ Perbandingan ManajemenKos vs Kompetitor
| Aspek | ManajemenKos | Kompetitor |
|---|---|---|
| 🔨 Kepemilikan properti | Membangun properti sendiri dari dana mitra | Tidak membangun, hanya kelola properti milik orang lain |
| 📈 Sumber pertumbuhan | Dana kemitraan dan dana perusahaan | Mitra properti baru (pemilik kos) |
| 💰 Peran mitra | Pendapatan pasif dan tidak ikut kelola | Biasanya tidak membuka peluang investor individu (lebih ke Venture Capital) |
| 🧰 Operasional | Dikelola full oleh tim kami | Dikelola juga oleh tim mereka, tapi properti bukan milik mereka |
| 📦 Model kemitraan | Calon mitra bisa bersama-sama memiliki aset kos-kosan hanya dengan modal mulai dari Rp50 juta saja | Tidak memiliki aset kos-kosan (lebih ke platform & service) |
| 🎯 Fokus | Bisnis properti yang aman dan menghasilkan pendapatan aktif dan membantu mitra mendapatkan pendapatan lebih tanpa mengeluarkan modal yang besar | Platform properti digital & mengelola kos orang lain |
| 🧩 Risiko Mitra | Lebih rendah karena modal lebih rendah, aset properti nyata dan ada fisiknya | Invest ke startup digital lebih berisiko dan mitra tidak memiliki aset properti nyata |
Segmen pasar ManajemenKos adalah para pengusaha/pekerja kantoran dengan kelas ekonomi menengah yang berminat untuk mendapatkan pendapatan pasif dan berisiko rendah tanpa perlu mengelolanya dengan hanya memerlukan modal sekurang-kurangnya Rp50.000.000 (lima puluh juta Rupiah).
Pendapatan ManajemenKos dihasilkan murni dari pendapatan sewa lalu dikurangi dengan biaya operasional dan marketing.
Berdasarkan database portfolio ManajemenKos, keuntungan yang diperoleh dari setiap unit kos yang dikelola mencapai hingga 13,16% (tiga belas koma enam belas persen) per tahun-nya.
Omset dan biaya operasional setiap kos berbeda-beda, tergantung lokasi, jumlah kamar, dan fasilitas. Saat ini, ManajemenKos mengelola 9 kos dengan tingkat okupansi rata-rata 90%, sehingga setiap aset mampu menghasilkan omset yang stabil dengan perhitungan operasional yang transparan.
Model ManajemenKos bukan skema balik modal seperti utang atau pembelian aset. Mitra mendapatkan bagi hasil rutin dari pendapatan bersih kos setiap bulannya, sebagai bentuk imbas hasil atas dana yang ditanamkan. Karena aset properti dimiliki oleh perusahaan, maka untuk perhitungan modal akan lebih aman karena modal bersifat tetap, bukan modal yang hangus atau berkurang, dimana modal dikonversi menjadi bentuk aset properti yang memiliki peningkatan nilai setiap tahunnya.
Laporan keuangan bersifat konfidensial dan hanya akan dibagikan kepada mitra yang sudah resmi bergabung ke dalam satu aset properti yang spesifik dan tidak bisa mendapatkan laporan keuangan aset properti yang berbeda.
Untuk di tahun pertama, ManajemenKos menargetkan untuk membangun 2 (dua) aset properti baru.
Untuk aset properti yang telah ManajemenKos miliki secara utuh, berada di 3 kota yaitu Jakarta, Semarang, dan Denpasar.
Strategi pertumbuhan ManajemenKos melalui kemitraan dan setelah terkumpul dana yang cukup, maka ManajemenKos akan melakukan riset lokasi properti yang strategis dan menguntungkan. Untuk mencapai pertumbuhan tersebut, perusahaan akan aktif mengikuti event pameran dan pertemuan bisnis.
Tantangan terbesar ManajemenKos adalah menjaga kepercayaan dengan calon mitra. Terkait legalitas, ManajemenKos telah memiliki tim legal internal yang menangani semua legalitas.
ManajemenKos mengelola kos-kosan secara profesional dengan bantuan website dashboard khusus. Melalui dashboard ini, semua data mulai dari jumlah kamar, penyewa, dan pembayaran bisa dimonitor secara real-time. Dengan sistem ini, pengelolaan operasional tidak dilakukan secara manual lagi, melainkan sudah terintegrasi dan digital, sehingga lebih efisien, transparan, dan akurat.
Ya. ManajemenKos memiliki platform berbasis website yang dirancang khusus untuk membantu pengelolaan operasional kos secara terpusat dan efisien. Melalui dashboard ini, mitra dan tim internal dapat mengakses berbagai fitur utama, antara lain:
Tim ManajemenKos terdiri dari tenaga profesional yang menangani berbagai fungsi inti dalam operasional dan pengelolaan properti. Struktur tim mencakup peran-peran berikut:
Pihak ManajemenKos yang akan mengurus maintenance dan kebersihan unit.
Dengan menindaklanjuti keluhan yang ada dan mendata serta mengevaluasi keluhan yang telah diselesaikan. ManajemenKos juga melakukan perawatan dan pengecekan rutin setiap minggunya untuk memastikan layanan dan kenyamanan tetap terjamin dan terus meningkat.
ManajemenKos mendapatkan tenant baru melalui sosial media seperti Instagram dan TikTok serta kerjasama dengan agen-agen ManajemenKos kami.
Untuk biaya sewa rata-rata kos yang dikelola oleh ManajemenKos adalah Rp. 1.000.000 (satu juta Rupiah) sampai dengan Rp 2.800.000 (dua juta delapan ratus ribu Rupiah) per bulan.
Untuk jangka waktu rata-rata satu kamar kosong yang dikelola oleh ManajemenKos sebelum terisi kembali adalah 1 (satu) hingga 2 (dua) minggu.
Untuk rata-rata retention rate penyewa ManajemenKos adalah 6 (enam) bulan hingga 1 (satu) tahun.
ManajemenKos tidak melakukan kerjasama secara langsung dengan institusi lain, tetapi selalu berusaha untuk memiliki lokasi strategis yang berdekatan dengan universitas/kantor/institusi lain.
ManajemenKos mengupayakan perizinan pada setiap properti yang kami kelola.
ManajemenKos memiliki SOP dan tanda tangan perjanjian dengan penyewa kos.
Ya, ManajemenKos memiliki perjanjian tertulis dengan penyewa.
ManajemenKos akan melakukan peringatan terlebih dahulu dan musyawarah untuk mendapatkan solusi terbaik untuk kedua belah pihak.
ManajemenKos memiliki asuransi properti pada setiap aset properti kami dan diasuransikan pada pihak ketiga.
Target besar dana yang dicari oleh ManajemenKos dari mitra setara dengan 1 (satu) unit properti di lokasi yang strategis.
Dana mitra akan digunakan untuk pembangunan kos, perabotan dan perlengkapan unit kamar kos, marketing, manajemen, dan perawatan (maintenance).
Mitra menempatkan dana sebagai bentuk partisipasi kemitraan pada unit kos yang dikelola. Dari partisipasi tersebut, mitra berhak menerima bagi hasil sebesar 80% dari laba bersih setiap bulannya, sementara ManajemenKos mengelola operasional secara penuh dan mendapatkan 20% sebagai pengelola.
Dasar perhitungan ManajemenKos dihitung berdasarkan nilai aset properti yang ada dan tingkat keterisian unit kamar kos.
ManajemenKos menawarkan “jaminan buyback” 100% setelah 5 tahun (dengan syarat dan ketentuan berlaku).
Visi jangka panjang ManajemenKos adalah menjadi ekosistem properti kos terintegrasi terbesar dan paling terpercaya di Indonesia, yang menggabungkan pembangunan kos, pengelolaan penuh, dan kemitraan berbasis pendapatan pasif. Dalam 5 tahun ke depan, kami menargetkan:
ManajemenKos membangun kultur tim yang berbasis pada tiga nilai utama: tanggung jawab, transparansi, dan pertumbuhan berkelanjutan. Untuk menjaga kualitas saat bisnis tumbuh, kami menerapkan:
Beberapa pencapaian terbesar ManajemenKos sejauh ini antara lain: